Wisata Tugu Khatulistiwa Pontianak, Ikon Kalbar
Kalbar menyimpan salah satu ikon wisata unik yang menarik perhatian dadu online wisatawan lokal maupun mancanegara, yaitu Tugu Khatulistiwa. Terletak di Kecamatan Siantan, Kota Pontianak, tugu ini menandai garis khatulistiwa yang membelah bumi menjadi belahan utara dan selatan. Tidak hanya menjadi simbol geografis, lokasi ini juga kaya dengan nilai budaya dan sejarah yang menarik untuk dijelajahi.
Sejarah dan Filosofi Tugu Khatulistiwa
Tugu Khatulistiwa pertama kali dibangun pada tahun 1928 oleh Pemerintah baccarat Hindia Belanda. Tujuannya untuk menandai posisi garis ekuator yang melewati Pontianak. Tugu ini memiliki bentuk menara setinggi 32 meter dengan puncak berbentuk bola dunia yang menunjukkan garis ekuator.
Selain sebagai penanda geografis, tugu ini menjadi simbol filosofi keberadaan manusia di tengah bumi. Banyak masyarakat lokal percaya bahwa garis khatulistiwa membawa keberuntungan dan keseimbangan alam. Oleh karena itu, Tugu Khatulistiwa tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga tempat untuk memahami hubungan manusia dengan alam.
Aktivitas Wisata di Tugu Khatulistiwa
Wisatawan yang datang dapat melakukan berbagai aktivitas menarik. Pertama, pengunjung bisa mengamati fenomena unik khatulistiwa, seperti bayangan yang tepat jatuh di bawah kaki pada saat matahari tepat di garis ekuator, terjadi sekitar 21 Maret dan 23 September setiap tahun. Fenomena ini menarik bagi fotografer dan peneliti ilmiah.
Selain itu, terdapat museum mini dan taman budaya di sekitar tugu. Pengunjung bisa belajar sejarah pembangunan tugu, budaya lokal Kalimantan Barat, hingga interaksi antara masyarakat Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Taman di sekitarnya dilengkapi jalur pejalan kaki, gazebo, dan area foto instagramable.
Kuliner dan Souvenir Khas
Tidak lengkap rasanya jika berkunjung tanpa menikmati kuliner lokal. Di sekitar Tugu Khatulistiwa, tersedia jajanan khas Pontianak seperti kue bingka, sambal tempoyak ikan patin, dan tekwan Pontianak. Pengunjung juga bisa membeli souvenir etnik berupa anyaman rotan, miniatur tugu, dan kerajinan tangan khas Kalbar.
Tips Berkunjung ke Tugu Khatulistiwa
Agar pengalaman lebih maksimal, pilih waktu kunjungan saat pagi atau sore hari. Suhu lebih sejuk, cahaya matahari pas untuk foto fenomena bayangan khatulistiwa. Gunakan alas kaki nyaman untuk berjalan di sekitar taman, dan jangan lupa membawa topi atau payung karena cuaca bisa berubah cepat.
Penting juga untuk menjaga kebersihan dan menghormati budaya lokal. Banyak pengunjung yang terkesan dengan keramahan masyarakat setempat. Interaksi positif ini menambah nilai budaya dari kunjungan Anda.
Kesimpulan
Tugu Khatulistiwa Kalimantan Barat bukan hanya sekadar titik geografis, melainkan wisata budaya yang kaya nilai edukasi dan sejarah. Setiap pengunjung dapat merasakan fenomena unik, mengenal sejarah pembangunan, serta menikmati kuliner dan kerajinan lokal. Tempat ini menjadi destinasi yang tepat untuk belajar, bersantai, dan berfoto sambil memahami keberadaan manusia di tengah bumi.
Mengunjungi Tugu Khatulistiwa adalah cara sempurna untuk menggabungkan ilmu pengetahuan, budaya, dan hiburan dalam satu perjalanan. Kalbar berhasil menghadirkan pengalaman wisata yang mendidik sekaligus menghibur, menjadikan Tugu Khatulistiwa sebagai ikon wisata yang wajib dikunjungi.
